Thursday, October 17, 2019

Time Crisis


Saya punya mid  30s crisis.

Rasanya seperti menjadi Atta Hallintar dan Sandiaga Uno sekaligus. Alay tapi terkenal, fake tapi kaya.

Sebelum Atta mulai message mesum atau Sandi memakai pete di kepala, saya sudah berkeliaran di gym berisi anak-anak kuliahan untuk memperluas network.

Manusia terkadang memang melakukan hal yang tidak sesuai kebiasaan ketika hidupnya sedang datar hanya demi merasakan sensasi lagi.

Jika Atta dan Sandi dihujat habis-habisan, saya paling diomongin. Sama 5 orang teman dekat pula.

Namun, saya pikir netijen sedang menjentikan jarinya mengetik komentar nyinyir tiada henti diakhiri #ABGTuaPedofil.

Tentu suatu kehormatan diperhatikan begitu banyak jempol nonstop sampai netijen mengalihkan intensitas perhatian ke orang kepeleset tingkah lainnya 24 jam kemudian.

People’s memory are short.

Anda diingat selalu dalam titik ekstrim. 

Bodoh dan lemah atau pintar dan berkuasa.


Jadi remaja yang ngasih amer ke rusa di taman safari terus tutup account dan dipecat dari kerjaan atau memenangkan pitch dengan VC besar dan memberikan fee yang mencekik bagi partner bisnis anda.

Biasanya untuk hal yang kedua orang cenderung lupa sisi buruknya.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home