Time Crisis
Saya punya
mid 30s crisis.
Rasanya
seperti menjadi Atta Hallintar dan Sandiaga Uno sekaligus. Alay tapi terkenal, fake
tapi kaya.
Sebelum Atta
mulai message mesum atau Sandi memakai pete di kepala, saya sudah berkeliaran
di gym berisi anak-anak kuliahan untuk memperluas network.
Manusia
terkadang memang melakukan hal yang tidak sesuai kebiasaan ketika hidupnya
sedang datar hanya demi merasakan sensasi lagi.
Jika Atta
dan Sandi dihujat habis-habisan, saya paling diomongin. Sama 5 orang teman
dekat pula.
Namun, saya pikir
netijen sedang menjentikan jarinya mengetik komentar nyinyir tiada henti
diakhiri #ABGTuaPedofil.
Tentu suatu
kehormatan diperhatikan begitu banyak jempol nonstop sampai netijen mengalihkan
intensitas perhatian ke orang kepeleset tingkah lainnya 24 jam kemudian.
People’s memory
are short.
Anda diingat
selalu dalam titik ekstrim.
Bodoh dan lemah atau pintar dan berkuasa.
Jadi remaja
yang ngasih amer ke rusa di taman safari terus tutup account dan dipecat dari
kerjaan atau memenangkan pitch dengan VC besar dan memberikan fee yang mencekik
bagi partner bisnis anda.
Biasanya
untuk hal yang kedua orang cenderung lupa sisi buruknya.

0 Comments:
Post a Comment
<< Home